Sharing 12.00
Selamat siang sobat kroto mania....
Sharing ringan di minggu siang nih. Sobat kroto mania pasti pernah mengalami apa yang terjadi ketika budidaya semut rangrang. Ini juga pernah saya alami selama budidaya kroto. Apa yang jadi pertanyaan adalah kenapa ko kroto di toples gak nambah jumlahnya, bahkan cenderung tetap?.
Oke, sobat kroto mania.
Ketika budidaya kroto di awal pasti kita sudah membayangkan dapat memanen kroto dalam jumlah besar dari bibit yang kita budidayakan. Ada yang bilang 1 toples itu bisa menghasilkan 1 ons berarti klo 1 kg cukup dengan 10 toples saza. Nah, apabila kita tidak memberikan treatment khusus ke semut, saya yakin hasil nya tidak bisa maksimal.
Berdasarkan pengalaman, saya ada beberapa tips supaya kroto di toples bibit bisa maksimal ketika panen.
1. Cek kondisi ruangan apakah cukup fentilasi udara, tidak pengap, atau tidak begitu panas, karena analoginya di alam pun semut pun membuat sarang diantara rimbunan daun daun pohon.
2. Cek kondisi bibit dan rak sebanding atau tidak, lakukan penempatan bibit seperti artikel saya sebelumnya.
3. Pastikan kombinasi ratu semut dan koloni sebanding, saya sih biasanya menempatkan 1 ratu diantara 10 toples bibit.
4. Yakinkan bahwa ratu semut nya bener bener produktif, bukan caltu yang masih belum produktif. Ratu yang sudah produktif biasanya berwarna kecoklatan bukan berwarna hijau. Silakan pesen ke saya master produktif nya ya....
5. Kualitas makanan dan minum semut sudah sebandingkah, jangan sampai karena ingin ngirit cuma dikasih air gula saza, ya semut juga pengen makanan lain ko, kalo mau tawarin bakso sama sate mau gak?....hehehe..
6. Kuatkan kesabaran dan ketekunan, plus jangan pernah menyerah sebelum berhasil..
Selamat bereksperimen.
Salam Hangat
KROTOMANIS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar